25/05/17

Greeting Ramadhan

#komunikasiproduktif
#melatihkemandirian
#melakukanprojectkeluarga
#memahamigayabelajar
#menerapkanilmubundasayang 

Hari ini, menyiapkan project sederhana untuk menyambut Ramadhan. Zhafi dan Hanan, ibu ajak untuk membuat dekorasi rumah supaya suasana Ramadhan lebih ceria tahun ini.
Menanggapi ide ini, awalnya baik zhafi maupun Hanan sama- sama ngga antusias. Yang Z lagi asik gegoleran sambil baca, yang H asik dengan mainannya sehari-hari yaitu kereta-keretaan.
Ibu pantang menyerah. Tapi juga ga mau ngotot. Woles aja lah.
Pertama, ibu colek si Z. Kalau ngga mau bikin ngga papa, tapi kasih ide aja deh butuh apa aja yaa, kalau mau bikin dekorasi.
Dengan wajah ngga semangat, Z bilang begini, "Dirancang dulu mau kaya apa."
Wah iya, bener juga!
"Iya, ya... Ada ide ngga, rancangan yang buat dekorasinya?"
"Ihh, masa Mas Zhafi sih. Kan ibu yang mau bikin..."
"Yaa... Siapa tau mas Zhafi ada ide..."
"Ya udah, ibu dulu habis itu mas Zhafi."
"Ohh... Oke deh, ibu coba bikin dulu yaa."
Setelah rancangan sederhana bikinan ibu selesai, giliran Zhafi yang bikin coretan desainnya. Lengkap dengan daftar bahannya.
"Lha, bagus tuh. Oke kita pake ini aja."
"Tapi mas Zhafi ga mau bikin, ya. Ga mau belanja juga. Lagian buat apa juga, sih. Kan yang liat kita sendiri..." Hihi... Masih protes aja. Ya si Ibu maklum aja. Orang ini juga baru pertama kalinya bikin2 dekorasi menyambut Ramadhan.
"Iya, yang belanja nanti ibu, yang bikin juga ibu. Mungkin nanti Adek mau ikut bantu bikin.
Ibu ada ide bikin dekorasi Ramadhan ini biar Adek nanti ikut seneng, ikut semangat ibadah Ramadhan."
Ibu langsung belanja bahan-bahannya. Setelah semua bahan terkumpul, begitu sampai rumah, Ibu langsung memulai kerajinan tangan ini. Awalnya ibu sendiri gunting-gunting. Karena Hanan main di luar dan Zhafi lebih tertarik bantu si Ayah menata ulang letak mesin cuci.
Tapi... Lama -kelamaan tanpa diminta, baik Z maupun H udah pengen ikutan gunting dan ngelem. Malah mereka semangat berebutan. Alhamdulillah.
Dan akhirnya dekorasi menyambut Ramadhan pun jadi. Setidaknya untuk tahap 1. Masih sederhan soalnya. Jadi pengen bikin yang lebih seru lagi, insyaaAllah.
Hikmah dari project ini:
1. Zhafi suka terlibat asalkan tidak berupa paksaan. Ketika melihat ibu asyik menggambar, menggunting, menempel, tampaknya Zhafir pun jadi tertarik.
2. Zhafi agaknya merasa karya rancangannya dihargai dan diapresiasi, karena begitu bikin rancangannya, sang Ibu langsung eksekusi.
3. Ibu harus pandai-pandai melihat moment- moment anak. Ketika not in a good mood, ya ikhlas aja. Tetep ceria, tetap semangat. Tunjukkan antusiasme tanpa dibuat-buat.

Tidak ada komentar:

Grab Your Imagination #10

Zafir ingin ikut program tahfidz untuk mengisi liburan. Ibuk meminta Mas Zafir untuk memperhatikan kembali adab menuntut ilmu. Kalau kita di...