17/09/17

Melatih Kecerdasan Financial Day #2


Melatih Kecerdasan Financial Day 2

Si Sulung,  Zhafir, sejak beberapa bulan terakhir ingin sekali punya kamera. Awalnya Ibuk merasa Zhafir sepertinya banyak keinginan dan kemauannya. Karena jauh sebelum ini, Zhafir ingin dibelikan peralatan memanah.

Tapi setelah melihat minatnya di bidang fotografi dan videografi, Ayah dan Ibuk setuju membelikan kamera, hanya saja harus ada tambahan dari tabungannya sendiri.

Sebelum Ayah dan Ibuk benar-benar membelikan kamera, Ibuk minta Zhafi membuat list tentang kebutuhan dan keinginan. Lalu membuat semacam proposal kenapa harus membeli kamera.

List kebutuhan dan keinginan yang dibuat Zhafi hasilnya seperti ini:

Kebutuhan:
Jam tangan
Kamera

Keinginan:
Peralatan memanah
Jam tangan dengan fitur penunjuk cuaca,  suhu udara,  dsb.

Penjelasannya seperti ini:
Jam tangan sebagai kebutuhan karena Zhafi pergi pulang sekolah naik angkot. Seringkali tidak tahu persis jam berapa ketika berada di jalan. Dan harus pergi ke tempat yang ada jamnya.

Ibuk setuju belikan jam tangan yang harganya tidak perlu mahal. Ketika Zhafi meminta jam tangan dengan fitur tambahan, itu sudah bukan kebutuhan lagi tapi keinginan.

Kamera jadi kebutuhan karena sekarang Zhafi punya minat di fotografi. Selama ini Zhafi pinjam kamera HP Ibuk yang mungkin kurang leluasa baginya bereksplorasi. Walau pengambilan gambarnya cukup bagus menurut Ibuk. Jadi,  okelah kalau memang kamera masuk sebagai daftar kebutuhan.

Peralatan memanah untuk saat ini masih masuk sebagai daftar keinginan. Karena belum aktif lagi di kegiatan memanah setelah terakhir mengikuti kegiatan memanah di kelas 3 lalu.

#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari
#Level8
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial

16/09/17

Melatih Kecerdasan Financial Day #1


Melatih Kecerdasan Financial Day 1

Si Bungsu, Hanan, sedang ingin sekali punya sepeda baru. Sepeda yang diinginkannya yaitu sepeda dengan dua roda kecil di samping kanan kirinya.

Ibuk ajak Hanan untuk berdoa kepada Allah, supaya Allah memberikan rezki kepada Ayah dan Ibuk supaya bisa segera memberikan sepeda. Rezki waktu luang,  rezki uang untuk membeli,  dan rezki kesempatan untuk membeli.

Ibuk sampaikan kepada Hanan, walaupun nanti Ayah dan Ibuk yang membelikan sepeda baru, itu semua karena Allah kasih kemudahan buat Ayah dan Ibuk untuk membelikan.  Jadi sepeda itu pun nantinya pemberian dari Allah.

"Makanya Hanan berdoa yaa,  supaya Hanan bisa segera dapat sepeda baru."

🌾 💎 🌹 🌾 💎 🌾 🌹 💎 🌾 🌹 💎 🌾
Pada materi ke 8 Kelas Bunda Sayang, yaitu tentang melatih anak agar cerdas finansial,  ada beberapa poin yang Ibuk catat. Mengenai salah satu cara merangsang anak agar cerdas finansial adalah dengan memahamkan terlebih dulu bahwa rejeki itu datang dari Sang Maha Pemberi Rizki.

Rezki itu luas dan banyak sumbernya, dan penghasilan orangtua hanya salah satu sumber saja. Sehingga jangan membatasi mimpi anak dengan penghasilan orangtuanya,  karena, sebenarnya anak adalah milik Allah Yang Maha Kaya, bukan milik orangtuanya.

Jadi,  sudah seharusnya jika ada yang diinginkan oleh anak,  mintalah pada Allah Yang Maha Kaya,  bukan pada manusia meskipun orangtuanya. 

#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari
#Level8
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial

19/08/17

Math Is Around Us


Rasa syukur ngga terkira pagi ini. Mendapatkan kiriman badge cantik dari Fasilitator kelas Online Bunda Sayang. Alhamdulillah tantangan level 6 bulan lalu terselesaikan. Walaupun tertatih-tatih melawan kebiasan menunda-nunda membuat laporan. 

The Stars in You Day #2


Level 7 Day 2

Adanya tantangan menemukan bintang di level 7 ini bikin Ibu pasang radar maksimal ketika berkegiatan bersama Z dan H.

Hari ini, Ibu mencoba menemukan binar-binar di matanya. Sehari-harinya, binar-binar itu kelihatan ketika H:

Bermain dengan Figur Replika
Bermain die cast mobil - mobilan plus 1 set permainan kereta karakter Thomas yg lengkap rel,  jembatan, gerbong, dsb. Betah sekali dia  bermain sendiri. Mulai dari merancang jalur, menyambung rel, membuat konstruksi balok kayu utk tambahan terowongan atau jembatan, dan menjalankan kereta sambil dialog sendiri,  seolah-olah si kereta dan mobil-mobilan itu sedang ngobrol.

Suatu kali, si mobil-mobilan itu disusunnya berderet-deret dan H bilang ini mobilnya lagi pada sholat.
"Allah Akbar". 😅😅

Nah, kebingungannya adalah, potensi apa yang bisa dikembangkan ya dari kegiatan ini?

Terpikir beberapa hal.
1. Rancang bangun
2. Imajinasi membuat cerita
3. Apalagi, yaa....

Sosial dan Empati
Hal lain yang membuatnya berbinar-binar adalah ketika dia berinteraksi dengan anak lain. Senangnya kalau sudah ketemu teman mainnya. Atau kalau dia diijinkan keluar, dengan girangnya H akan ke rumah tetangga sebelah mengajak main dede Arkan, yang usianya 1 tahun. Dede Arkan pun setiap kali disamperi H,  teriak-teriak kegirangan. 😄

Games Huruf dan Angka
Dua minggu ini, H mulai Ibu kenalkan angka,  jumlah dan huruf dengan cara yang menyenangkan. Senang sekali dia mengenal konsep angka dan huruf dengan games. Tapi karena kecepatan belajarnya yang berbeda, butuh banyak pengulangan setiap harinya. Selama dia menikmati, tidak apa pelan-pelan.

#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunsayIIP
#BintangKeluarga

The Star in You Day #1


Masih dalam rangka mengikuti perkuliahan online Kelas Bunda Sayang IIP, sekarang memasuki Materi ke 7.

Dan tantangannya adalah,  menemukan bintang pada diri anak. QodarAllah itulah yang memang jadi PR keluarga kami sih.  Jadi mari kita kerjakan tantangan ini dengan sepenuh hati.

Merdeka!!!

Hari pertama,  bertepatan pada tanggal 17 Agustus.  Memanfaatkan moment ini,  ndilalah,  qodarAllah, seperti sudah dipersiapkan  di depan mata.

Zhafir,  sudah beberapa bulan terakhir ini ingin punya kamera sendiri. Dia ingin membeli kamera dengan uang tabungannya. Bolak balik dia buka tokopedia, window shopping berbagai macam tipe kamera. Mulai dari kamera merk siomay, lalu kamera action, DSLR, drone,  lalu kamera action lagi. Duh... 

Mahal amat itu mintanya.  Walaupun membelinya dengan uang tabungan,  tapi kami juga ngga ingin dia menghabiskan uang tabungan dengan sesuatu yang tidak benar-benar bermanfaat buatnya.

Tapi, melihat konsistensinya (pingin beli kamera hehe), kami jadi berpikir dan berpikir lagi, mungkin ada baiknya dicoba untuk mengikutka Zhafir di kegiatan yang berhubungan dengan fotografi. Dalam keseharian,  sering juga dia bereksperimen jeprat jepret memakai kamera HP. Bi idznillah, ayahnya dapat kesempatan mengikuti pelatihan fotografi dasar dari kantor. Diajaknyalah Zhafir ngintil. Dari pelatihan itu,  paling tidak si Ayah yang ngga punya dasar fotografi sama sekali,  bisa jadi teman sharing Zhafir.

Kamera masih belum punya,  masih pinjam kamera mirrorless milik Tantenya. Setelah pelatihan,  ternyata di kelas,  mentornya mengadakan lomba foto dengan tema perayaan 17 Agustus di lingkungan rumah masing-masing. Si Ibu bagian mengompori Zhafi supaya manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

Zhafir kelihatannya cukup antusias dengan dua kegiatan fotografi itu. Semoga ini jadi salah satu bintang dalam dirinya.

#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunsayIIP
#BintangKeluarga

Cari Blog Ini

Google+ Followers

 

Life Of A Mom and A Wife Copyright © 2008 Green Scrapbook Diary Designed by SimplyWP | Made free by Scrapbooking Software | Bloggerized by Ipiet Notez