03/01/19
Kecanduan Acara TV
23/12/18
Kematian, Rahasia Ilahi
Sore ini buka FB kembali, setelah udah lama ngga buka FB. Dan terbacalah status seorang senior di kampusku dulu.
Status yang mengabarkan berita duka, meninggalnya istri dan anaknya.
Hati kaya teriris-iris rasanya, ikut sedih banget membayangkan kehilangan istri dan anaknya sekaligus. Kehilangan pasangan saja atau kehilangan anak saja pastinya udah sedih banget. Dan ketika harus kehilangan keduanya, bagaimana rasa sedihnya. Subhanallah....
Penasaran dengan kabar itu, aku buka akun seniorku ini. Ada kabar berita apa sebelumnya? Apa karena sakit? Atau kecelakaan kah, yang membuat keduanya sekaligus berpulang ke Rahmatullah.
Ternyata baru seminggu lalu istrinya posting foto dan ucapan hari ulang tahun pernikahan mereka. Istrinya dalam keadaan hamil, terlihat cantik dan berwajah cerah di foto itu. Mereka sedang menunggu kelahiran si bayi yang tinggal hitungan hari.
Seminggu kemudian, hari yang ditunggu tiba. Hari saat bayinya akan lahir. Namun ternyata hari itu ditunggu bukan untuk menyambut kehadiran anggota keluarga baru, tapi justru mengantarkan dua anggota keluarga sekaligus ke peraduan terakhir. Qodarullah sehari setelah melahirkan, istrinya berpulang ke Rahmatullah, setelah sebelumnya bayi yang lahir meninggal dunia.
Semoga Allah mengampuni dosa dosa almarhumah, dan menempatkan mereka berdua di tempat terbaik di sisi Allah. Dan semoga semua keluarga yang ditinggalkan dikuatkan.
Rahasia Allah. Kematian. Ngga ada yang menyangka kapan maut menjemput. Ngga harus sakit dulu, ngga harus tua dulu.
Semoga, ketika saat giliran ku tiba, aku mohon agar aku tetap dalam keadaan Islam, beriman, dan Husnul khatimah.... Aamiin.
20/12/18
Resume Kajian: Menjadi Ibu yang Dirindu
Kajian Kamis
Masjid An Nabawi, Banjarwijaya
MT Fatihah Husna
Oleh Ust. Bendri Jaisyurrahman
PR paling penting untuk seorang Ibu:
Bereskan emosi-emosi negatif diri. Biasanya berupa kemarahan dan kesedihan.
1. Kemarahan
Emosi marah sulit dicegah. Ada 4 tingkatan marah.
Marah level orang tenang. Marah tapi diungkapkan dengan nada bicara yang tenang.
Marah sambil menahan geram. Suara ketika berbicara tertahan.
Marah dengan mata melotot dan bersuara keras
Marah dengan sumpah serapah tak terkendali.
Berhati-hatilah ketika ekspresi marah ibu kepada anak menjadi berlebihan atau tak terkendali. Anak yang sering dibentak terutama pada umur di bawah 5 tahun, koneksi antar syarafnya menjadi terganggu. Sehingga anak jadi suka ngga nyambung.
2. Kesedihan
Ibu yang hamil dalam keadaan sedih atau stress, emosi anak cenderung negatif ketika sudah lahir. Maka itu ketika hamil, jangan sedih. Harus bahagia. "Maka makan dan minumlah kamu. Dan bersenang senanglah."
Yang sudah terlanjur, bagaimana? Perbaiki. Langkahnya:
1. Latih lisan untuk bicara yang baik.
Lisan mempengaruhi pikiran, pikiran mempengaruhi perasaan. Ucapkan dzikir. Afirmasi diri bahwa yang terbaik itu pilihan Allah. Segala puji bagi Allah.
2. Salurkan dengan menulis
Kalau sedang emosi, salurkan dengan cara yang baik. Diantaranya dengan menulis. Menulis itu mencerahkan pikiran.
3. Perbaiki manajemen waktu
Ada beberapa 4 pembagian waktu untuk wanita, yaitu:
Me time, menyendiri tanpa anak untuk recharge energi. Biasanya waktu ini dipakai untuk melakukan kegiatan yang disukai seperti membaca, ke salon, belanja, dan sebagainya. Tergantung dari apa yang menjadi kesukaan si wanita. Selama itu sifatnya positif atau mubah.
Couple time, waktu untuk ngobrol berdua sama suami. Bukan hanya pada saat berhubungan intim. Rasul senantiasa ngobrol dulu sama istrinya baru tidur atau berhubungan. Istri perlu diajak ngobrol sama suami karena normalnya istri itu butuh mengeluarkan 20 ribu kata dalam sehari. Jauh lebih banyak dari pria yang hanya 7000 kata per hari. Selain itu, istri membutuhkan perhatian lebih. Ingin didengarkan, ingin disetujui, ingin dihargai, ingin dihibur. Ingin diajak makan, ingin dibelanjain baju, ingin diajak nonton. (Oke oke..., yang terakhir-terakhir itu Saya nambahin sendiri).
Family time. Dengan keluarga inti ataupun keluarga besar. Ini sudah pasti lah ya...
Social time, berinteraksi sosial. Perempuan butuh teman ngobrol sesama perempuan. Maka biarkan istri ikut pengajian, reunian, kopi darat komunitasnya, selama positif dan masih wajar-wajar aja. Perempuan juga pada akhirnya pasti kangen pengen ketemu dan becanda sama anak-anaknya.
4. Ajak pasangan untuk membantu kita memperbaiki diri.
Libatkan pasangan untuk memperbaiki diri. Contoh, seseorang yang tidak terbiasa untuk mengucapkan apresiasi atau bersikap baik kepada orang lain, maka bantu dia untuk bisa menumbuhkan rasa apresiasi. Ucapkan paling sedikit 50 kali apresiasi positif kepadanya, setiap hari dengan cara yang wajar. Nah, minta bantuan suami untuk bisa menumbuhkan apresiasi dalam diri istri. Agar ibu juga bisa lebih mengapresiasi hal-hal baik yang dilakukan anak.
5. Berwudhu atau mandi
Jika masih muncul marah kecil, maka berwudhu. Jika marah besar, maka mandilah seperti mandi dari membersihkan hadits besar.
6. Berinfaq
Jika masih marah lagi, ingat lah satu hal.. Orang yang suka berinfaq, berarti mampu menahan amarahnya, dan memaafkan orang lain. Maka sedekahlah. Untuk membersihkan jiwa.
Ibu marah pada anak?
Peran menegakkan aturan adalah ayah. Bukan ibu. Kalau bapak marah, seperti Auman singa, kalau ibu marah terdengar seperti salakan anjing pudel bagi anak. Jadi ibu ngga usah capek-capek marah. Peran ibu itu lembut.
Sesi tanya jawab
Bagaimana menyampaikan sesuatu kepada suami hal yang suami tidak sukai?
Puaskan dulu kebutuhan perut dan syahwatnya. Untuk memunculkan rasa puas dan senang.
Setelah itu sampaikan kepada suami tidak lebih dari 10 kata.
Sampaikan dengan "I" message.
Jangan mengevaluasi.
Ucapkan terima kasih.
19/12/18
Kagum Pada Beliau
Kebiasaan dan Rutinitas Hanan
30/08/18
Nonton Event Asian Games
19/08/18
Selamat Belajar, Yah...
Dapat Insight untuk My Life Project
Life Project itu adalah berkebun. Bukan karena hobi, ini awalnya aku mau serius berkebun Udah lama aku punya mimpi pengen punya kebun sayur...
-
Liburan sudah hampir selesai. Adek sudah harus masuk sebenarnya, tapi sejak kemarin demam jadi izin dulu. Si Mas masih minggu depan masuknya...
-
Jumat lalu, akhirnya Zhafi kembali nyantri. Jangan tanya gimana rasanya. Sedih, khawatir tapi juga merasa tenang. Khawatir karen...
-
Iya, tahun 2024 ini adalah tahun kemunduran terparah bagi perkembangan kepribadianku. Begini ceritanya. Aku memang aslinya orang yang introv...