Tampilkan postingan dengan label Level 9. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Level 9. Tampilkan semua postingan

19/11/17

Think Creative! #6

Day 6
Pagi ini, Ibuk sudah siapkan sarapan berupa nasi putih, lengkap dengan lauk dan sayur.

Tetiba, Adik Hanan keluar dari kamar, minta dibikinkan nasi goreng. Duuh... Mana sempar lagi. Karena harus siapkan bekal untuk ayah yang mau berangkat ke kantor,  dan Mas Zafir yang mau sekolah.

Eh, teringat kalau tadi malam beli pecel lele dan sambalnya masih banyak. Cukuplah untuk bikin 2-3 porsi nasi goreng.

Sip, langsung eksekusi. Hanya perlu panaskan minyak, tumis sambal pecel lelenya, tambahkan sedikit garam, lalu masukkan nasi putih. Selesai dalam waktu kurang lebih 5 menit.

Adik Hanan.... Nasi goreng Kilat sudah siap.

11/11/17

Think Creative! #4

Beberapa hari yang lalu, sepulang dari rumah Yangti, dibawainlah hasil kebun lumayan banyak. Hasil kebun Yangkung di Sukabumi. Ada sukun, pisang tanduk, singkong. Alhamdulillah....

Dasar Ibu males ke dapur, pisang diolah standard aja, digoreng tepung. Itu aja anak-anak udah pada suka. Kalau Mas Z suka ditambahin toping susu kental manis, Si Hanan suka toping meises. Duuh.... Anak-anak ini, pisang goreng begitu aja udah enak, kok!

Nah singkong ini kudu agak kreatif dikit. Digoreng biasa, ngga pada suka. Mending diolah yang lain. Karena singkongnya banyak, dibikin dua olahan. Kolak singkong dan misro. Hmmm anak-anak ngga begitu doyan tetep, tapi dapat apresiasi khusus dari Si Ayah. Hmmm.... 

Ngga kefoto ih.... Merasa itu bukan hal yang baru jadi udah aja ngga kefoto. Tapi bagi Ibuk yang malas ke dapur, itu hal baru. Hihihi....

Think Creative! #5

Sudah sejak lama... Mengimpikan bisa duduk manis depan laptop dan membuat tulisan. 

Alhamdulillah kesempatan itu datang hari ini.
Ayah hari ini kuliah, dan anak-anak main ke rumah Yangtinya di Jakarta. Ibuk putuskan untuk mengisi hari ini dengan memanjakan diri dan menulis. It's my Me Time... 

Ada sejumlah daftar lomba blog yang ingin Ibuk ikuti. Alhamdulillah sudah selesai satu tulisan. Berlanjut ke tulisan berikutnya. Ayo Ibuk, tunjukkan kreativitasmu melalui tulisan!  Semangat! *tepuktepukpundaksendiri




08/11/17

Think Creative! #3


Sebagai ibu dari seorang anak homeschooler, harus rela waktunya didedikasikan untuk mendidik anak. Selain itu, ya mau ga mau dipaksa untuk menemukan strategi belajar yang pas menyesuaikan dengan gaya belajarnya.
Hanan bukan tipe anak yang suka sekolah. Bahkan semangat belajarnya pun masih kurang. Suka sedih dan baper kalau mengajaknya belajar tapi tanggapannya tidak semangat. Well... Awalnya Ibuk ngga mau memaksanya belajar dengan kondisi duduk tenang menghadap meja. Tapi, untuk mempelajari sesuatu yang membutuhkan kemampuan menghafal, Hanan harus dikondisikan seperti itu.
Misalnya belajar warna, angka, dan huruf. Hal-hal dasar ini sempat saya ajarkan sambil bermain, tapi tidak efektif. Lalu dengan mengadaptasi metode Iqro' dan duduk tenang, alhamdulillah menampakkan hasilnya.
Oya, sekarang usianya sudah 7 tahun 3 bulan. Ibuk rasa memang sudah saatnya Hanan mempelajari hal-hal dasar seperti warna, membaca, dan berhitung dengan lebih intens. Kalau anak-anak lain seusianya mungkin sudah ada yang lancar berhitung, mengenal warna,  dan membaca, Ibuk tidak ambil pusing. Yang terpenting adalah melihat perkembangan dan peningkatan Hanan dari tahun ke tahun. Dan alhamdulillaah ada perkembangannya walau dengan kecepatannya sendiri.
Sekarang Hanan sudah mengenal warna dengan baik. Sudah bisa berhitung 1-10, dan sedang terus belajar angka berikutnya, yaitu 11, 12, 13, dst. Sudah mengenal huruf vokal, dan sedang belajar membaca suku kata. Mengajinya pun sudah sampai buku Iqro' dua.
Sekarang,  setelah dia tau warna dan angka, Hanan sukaa sekali menyebut warna-warna pada benda yang ditemuinya. Dia juga suka membaca angka-angka yang dia temui ketika di perjalanan, di kemasan makanan, di buku, dan lainnya. Membaca ini yang masih jadi PR. Sebenernya, dia bisa, tapi kalau semangatnya ngga tinggi, konsentrasinya pun buyar.
Akhirnya Ibuk coba membuat video untuk membuat suasana berbeda. Video a la a la buatan Ibuk supaya Hanan ngga terlalu jenuh dengan pelajaran membacanya. Sebenernya banyak, sih, aplikasi di Google Play yang temanya membantu belajar membaca. Cuma, karena sudah baku dari si pembuatnya, suka kurang pas dengan apa yang sedang dipelajari Hanan. Jadi Ibuk pun membuat video belajar membaca yang disesuaikan dengan apa yang sedang Hanan pelajari.
Berikut videonya (kalau suaranya cempreng, maafkaan ).
#Tantangan 10 Hari
#Level 9
#Kuliah Bunsay IIP
#Think Creative

06/11/17

Think Creative! #2

Day 2

Kalau boleh, untuk tantangan hari kedua ini, saya ingin share pengalaman berpikir kreatif dengan menerapkan EMISOL (Empati, Imajinasi, Solusi) terkait dengan cara belajar Hanan.

Seperti biasa, Hanan belajar membaca berhitung di rumah bersama Ibuk. Ketika sudah mulai bosan, Ibuk kemudian membiarkan Hanan dengan aktivitas yang dia senangi dulu.

Tantangan mengajak Hanan belajar adalah, semangat belajarnya yang masih harus dipompa terus menerus. Jadi, Ibuk pun mencoba mengikuti ritme belajarnya. Selain itu karena daya ingatnya yang kurang, membuat Ibuk mencoba mencari cara yang menarik supaya Hanan mau mempelajari sesuatu dan membuat dia bisa mengingat dengan baik.

Ibuk mengamati, Hanan bisa mengingat huruf hijaiyah dengan metode Iqro'. Karena di situ banyak pengulangan sekaligus latihan memori. Ibuk lalu mencoba mengadaptasi metode Iqro' untuk belajar mengingat warna, angka, huruf. Alhamdulillah.... Sejauh ini, adaptasi metode Iqro' ini cukup efektif bagi Hanan. Awal Juli 2017, Hanan belum bisa konsisten menyebutkan warna dengan benar. Hanya menebak. Sekarang, alhamdulillah Hanan bisa menyebutkan warna-warna merah, kuning, hijau, biru, coklat, hitam, ungu, putih dengan baik.

Itu mungkin termasuk penerapan prinsip. EMISOL a la Bang Ferzal.

Nah, sekarang dia mulai bosan dengan rutinitas belajar setiap pagi. Ibuk lalu berpikir, untuk kembali mengikuti ritme Hanan lagi.

#Tantangan 10 Hari
#Level 9
#Kuliah Bunsay IIP
#Think Creative

Think Creative! #1

Day 1

Kami sekeluarga sedang mempersiapkan acara pertemuan keluarga besar di rumah Yangti Yangkung. Ada sepupu Hanan bernama Alesha yang usianya 2 tahun.

Ibuk, Yangti, Mama Alesha, dan Tante Vivi sibuk menyiapkan makanan. Hanan dan Alesha ikut nimbrung. Awalnya sama-bermain baki stainless punya Yangti. Lama-lama jadi berebutan.

Kalau sudah begitu, susah dipisahin. Pasti ada aja yang nangis. Dan strateginya adalah...
"Hanan, Zhafi, pada main air seru kayanya, " Ibu nyeletuk.
"Iya, mainan air di belakang sana, Alesha," tambah Mama Alesha.

"Ayoo... Ayooo....," Hanan teriak dengan sukacita.
"Ayo, mas Zafi, main semprot air! "ajak Hanan ke masnya.
"Ya udahh, yoo yooo...," jawab Si Masnya dengan kalemnya.

Begitu mulai semprot-semprot air, Si Kecil Alesha pun ikutan ke belakang. Ngga lama kemudian, terdengar suara tawa gembira ditimpali suara semprotan air.

Anak-anak gembira, emak-emaknya lega bisa kembali berkutat ke persiapan acara.

#Tantangan 10 Hari
#Level 9
#Kuliah Bunsay IIP
#Think Creative

Dapat Insight untuk My Life Project

Life Project itu adalah berkebun.  Bukan karena hobi, ini awalnya aku mau serius berkebun Udah lama aku punya mimpi pengen punya kebun sayur...