Tampilkan postingan dengan label Melatih Kemandirian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Melatih Kemandirian. Tampilkan semua postingan

06/02/18

Tahapan Hanan Belajar Mandi Sendiri

Tahapan Hanan Belajar Mandi Sendiri

Mengajarkan Hanan untuk mandi sungguh suatu hal yang sangaat menantang. Sejak 1,5 tahun lalu Ibuk sudah mengajak Hanan untuk belajar mandi sendiri. Tantangannya adalah pada fokusnya. Masuk kamar mandi ada saja yang dimainkan. Air dicipratin kemana-mana, berlama-lama di kamar mandi, yah... Instruksi dan cara-cara mandi harus berulang-ulang kali disampaikan. Dan sebagainya lah.

Ada fase, Ibuk ngga sabar dengan ketidakfokusannya dan menyerah. Ibuk mandikan lagi, Ibuk sabuni, menggosokkan badannya...

Tapi, setelah itu kami insyaf, kembali lagi menetapkan Hanan harus segera bisa mandi sendiri. Sekarang ini, alhamdulillah, walau masih sering tidak fokus, tapi sudah mulai terpola. Masih belum benar-benar mandiri, tapi paling tidak langkah dan cara mandi yang disampaikan sudah terekam dengan baik dan dilakukan dengan lebih baik.

Semoga bulan depan, Hanan sudah benar-benar bisa mandi sendiri tanpa dibantu.

Buang air kecil sudah bisa sendiri, sekarang sedang belajar prosedur buang air besar. InsyaaAllah bulan berikutnya sudah tidak dibantu lagi.

Tahapan Hanan Belajar Sikat Gigi

Tahap Hanan Belajar Sikat Gigi

Bayi, dibersihkan dengan washlap. Tapi suka menolak tidak mau dibersihkan.

Beranjak balita, susah sekali diajak sikat gigi. Dengan lagu, dengan cerita, sama saja. Akhirnya Ibuk membujuk Hanan dengan cara menyikat gigi sambil screen time. Screen time itu, bisa main game atau nonton video. Ini berlangsung cukup lama. Menyikat giginya ngga di kamar mandi, tapi di ruang tamu atau di kamar. Ibuk bawa sikat gigi dan gelas berisi air matang. Lalu sambil Hanan pegang hape, Ibuk sikat giginya. Dan itu wajib setiap malam sebelum tidur.

Perlahan-lahan, ketika mandi, ibu ajak sikat gigi bareng. Awalnya ya dimainin aja itu sikat. Dilempar-lempar, dipakai untuk mengocok-ngocok air. Ibuk tetep aka sikat gigi di depan Hanan. Perlahan, Hanan mau masukin sikat ke mulutnya. Ngga buat sikatin gigi, malah diemut. Lalu pelan-pelan mulai sikat dikit-dikit walau masih ngasal. Nah selama periode ini setiap mandi ini, sikat gigi malamnsambil screen time masih dilakukan. Karena, memastikan sisa makanan yang tertinggal benar-benar dibersihkan sebelum tidur masih harus disikat Ibuk.

Kakaknya, eyangnya, sudah komplen, masak sikat gigi sambil nonton thoo... Sampai kapan. Beberapa waktu lalu, ayahnya belikan pasta gigi enzim anak. Dicobakanlah untuk sikat gigi ketika mandi. Alhamdulillah, dengan berjalannya waktu, sekarang sikat gigi Hanan sudah jauh lebih baik. Sudah bisa kumur dan membuang air kumur, menyikat gigi sampai ke gigi-gigi belakang, dan sudah suka dengan pasta giginya. Good Job, Hanan.... Semoga selalu rajin sikat gigi, minimal 2 kali sehari ya, Hanan Sholih

05/03/17

Hari Ke 10 Berlatih Mandiri

#level2
#kuliahBunSayIIP
#melatihkemandirian
#day10

Sabtu 4 Maret 2017

Setelah seharian kemarin memuaskan diri berleyeh-leyeh menghilangkan rasa capek selepas camping, hari ini Zhafir membereskan semua perlengkapan campingnya. Dia mengeluarkan semua pakaian kotor dari daypacknya. Mencuci dan menjemur pakaian, jaket, handuk, matras, dan sepatunya sendiri.

Hari Ke 9 Berlatih Mandiri

#level2
#kuliahBunSayIIP
#melatihkemandirian
#day9

Jumat 3 Maret 2017

Hanan masih berlatih mandi sendiri berikut handukan, dan berpakaian sendiri. Sebenarnya sudah bisa, hanya saja fokusnya masih perlu dilatih. Sering sekali kalau dibiarkan sendiri untuk berpakaian, hingga 15 menit belum juga selesai. Karena mudah terdistraksi dengan hal lain.

Zhafir masih belum banyak aktivitas. Alasannya masih perlu istirahat menghilangkan sisa capeknya. -_-

Hari Ke 8 Berlatih Mandiri

#level2
#kuliahBunSayIIP
#melatihkemandirian
#day8

Rabu 1 Maret 2017

Masih berkutat dengan Hanan yang belajar mandi sendiri. Perlu kesabaran memintanya untuk fokus meyabuni dan menggosok badannya secara merata. Masih ada yang bagian tubuh yang terlewat.

Namun alhamdulillah tetap semangat.

Zhafir memasuki hari kedua camping. Belum ada kabar dari guru yang mendampingi anak anak camping. Semoga lancar dan berjalan baik.

Hari Ke 7 Berlatih Mandiri

#level2
#kuliahBunSayIIP
#melatihkemandirian
#day7

Rabu 1 Maret 2017

Masih berkutat dengan Hanan yang belajar mandi sendiri. Perlu kesabaran memintanya untuk fokus meyabuni dan menggosok badannya secara merata. Masih ada yang bagian tubuh yang terlewat.

Namun alhamdulillah tetap semangat.

Zhafir memasuki hari kedua camping. Belum ada kabar dari guru yang mendampingi anak anak camping. Semoga lancar dan berjalan baik.

01/03/17

Hari Ke 6 Berlatih Mandiri

#level2
#kuliahBunSayIIP
#melatihkemandirian
#day6

Selasa 28 Februari 2017

Hari ini adalah hari Zhafi berangkat camping bersama sekolah. Dia tampak cukup siap. Saya hanya sedikit memberi pesan. Selama di camping, mungkin akan ada banyak hal yang ngga sesuai harapan. Siapkan hati untuk tetap semangat. Semangat untuk cari solusi, semangat berdoa karena Allah pasti mendengat doa anak sholeh.

Sedangkan Hanan kembali menjalankan latihan mandi sendiri.  Alhamdulillah, kembali berkomitmen untuk menjalankan latihan kemandirian ini hingga benar-benar trampil.

Hari Ke 5 Berlatih Mandiri

#level2
#kuliahBunSayIIP
#melatihkemandirian
#day5
Senin, 27 Februari 2017
Hari ini mood Si Ibu sedang kurang baik. Baik Zhafi maupun Hanan sedang tidak antuasias menjalankan tugas kemandirian masing-masing. Dan si Ibu pun sedang tidak mendorong mereka melakukannya.
Pelajaran yang diambil hari ini, suasana hati Ibu akan dirasakan pula oleh anak-anak. Ketika ibu tidak semangat, itu pulalah yang dirasakan anak-anak.
Bismillah, besok harus lebih baik!

27/02/17

Hari Ke 4 Berlatih Mandiri

#level2
#kuliahBunSayIIP
#melatihkemandirian
#day4
Zhafir
Seharian ini, Zhafir masih dengan persiapan campingnya. Paginya, dia bersama teman-teman berjualan makanan untuk menambah uang saku selama camping.
Siangnya, Zhafi melakukan packing hingga selesai dan siap dibawa (final check). Karena ransel daypacknya sudah harus dikumpulkan di sekolah hari Senin. Camping sendiri berlangsung hari Selasa, Rabu, Kamis.
Ada hal menarik ketika saya berniat membantu untuk mengecek ulang kelengkapan bawaannya. Saya melihat kertas daftar barang yang dibawa. Di setiap poin barangnya ada 3 tanda checklist (VVV). Ketika saya tanyakan apa maksudnya, ini penjelasannya. Checklist pertama untuk menandai barang yang sudah ada di rumah, checklist kedua untuk menandai barang yang sudah disiapkan tapi belum dimasukkan ke daypack, checlist ketiga untuk menandai barang yang sudah masuk ke daypacknya.
Ketika saya tanya, diajari siapa cara itu. Jawabnya, mas Zhafi sendiri.
Hal kecil seperti itu saya sampaikan apresiasi untuknya. Itu adalah hasil dia belajar untuk 'aware' dengan keperluan-keperluannya sendiri.
Semangat Zhafi
Hanan
Masih dengan perjuangan untuk bisa mandi sendiri. Kadang si Ibu masih suka ngga yakin sudah bersih belum. Terutama bagian-bagian lipatan, dubur, dan kemaluan. Disitulah tantangannya, untuk bisa menahan diri. Menahan diri untuk ngga mengintervensi proses mandi sendiri. Apalagi Hanan menikmati proses belajarnya. Semakin aware dengan anggota-anggota tubuhnya yang selama ini belum hapal namanya.
Semangat Hanan!

Hari Ke 3 Berlatih Mandiri

#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian
#day3
Catatan latihan kemandirian hari ini:
Zhafir
Hari hari menjelang camping bersama sekolah membuat Zhafir makin semangat melakukan persiapan-persiapan. Bisa dibilang, 75% persen dari keseluruhan persiapan dilakukannya sendiri. Dari mulai mempersiapkan barang-barang yang akan dipacking sesuai daftar, sampai memasukkannya ke dalam ransel daypacknya.
Termasuk menyiapkan uang saku sendiri dengan berjualan makanan. Memang dari sekolah, bagi kelas 4, uang snack dan uang saku untuk camping haruslah dicari sendiri dengan cara berjualan.
Ayah hanya perlu membantu mencarikan atau mengantarkannya mencari barang yang belum ada. Ibu membantu menyiapkan makanan untuk Zhafi berjualan.
Hari ini, Sabtu, dia pun berinisiatif menyeterika pakaiannya sendiri. Suatu kali, jauh sebelum hari ini, pernah terjadi percakapan ini:
Ibu: Mas, mau belajar nyetrika?
Zhafi: Aku udah tau kok caranya nyetrika. Kan udah pernah.
Hm... Mulailah si Ibu ceramah (duh...), bahwa keterampilan apa aja termasuk menyeterika dipelajari ngga sampai sebatas aku tahu. Untuk terampil, harus latihan dan dilakukan berulang-ulang.
Dan yaah... Namanya cuma diceramahi, Zhafi hanya menjawab, "Iyaa."
Oke, dia belum ada kebutuhan untuk belajar menyetrika tampaknya. Mungkin masih merasa menyeterika itu mudah.
Ketika Zhafi hari ini mulai menyetrika pakaiannya sendiri, tampak dia mulai paham bahwa walaupun hanya menyeterika, untuk bisa menghasilkan setrikaan pakaian yang rapi itu perlu belajar trik-triknya.
Hanan:
Masih dengan latihan keterampilan dasar: mandi sendiri.
Masih terus semangat untuk mandi sendiri. Ketika si Ibu agak gregetan ingin 'membetulkan' cara mandi, Hanan protes. Pokonya mandi sendiri. Hihihi...
Tapi alhamdulillah, cara dia menyabuni dan menggosok badan sudah lebih urut. Yang masih agak sulit adalah ketika mengeringkan badan. Dan seringnyabketika mulai memakai baju, fokusnya mudah teralih ke hal hal lain. Jadi sering sekali dia sudah berlarian ke sana kemari dengan baju masih belum terpakai.
Soal fokus dan konsentrasi ini memang PR buat Si Ibu dan Hanan.

25/02/17

Hari Ke 2 Berlatih Mandiri

#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian
#day2
 
Mas Zhafir, 10 tahun, akan berangkat camping bersama sekolahnya. Dalam hal packing kebutuhannya, dia sudah bisa mandiri. Dia juga bisa diandalkan untuk bertanggung jawab terhadap barang-barang miliknya.
Sebenarnya, Zhafir sudah pernah mencuci baju sendiri, menjemur, dan menyetrika. Tapi masih sulit memintanya melakukan secara rutin. Paling memungkinkan adalah seminggu sekali.
Keterampilan yang sifatnya praktis sudah bisa dilakukannya. Konsistensinya yang perlu ditumbuhkan. Kemandirian dalam bersikap dan mengendalikan emosi juga perlu ditumbuhkan.
Jadi harapannya, Zhafir bisa tumbuh kesadarannya untuk konsisten.
Hari ini Zhafir tanpa dipinta sudah menyeterika pakaiannya sendiri. Karena jarang menyeterika, hasilnya masih kurang rapi. Tapi apapun hasilnya, itu adalah hal yang saya apresiasi. Sesekali dia mengeluh, hasil setrikanya kurang rapi. Saya sampaikan, menyeterika itu juga salah sati keterampilan. Perlu belajar dan melakukannya rutin untuk bisa serapi yang kita inginkan.

23/02/17

Hari Ke 1 Berlatih Mandiri

#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian
Mengajarkan kemandirian untuk anak anak memang butuh ketelatenan dan rasa tega.
Hanan di usianya yang menginjak 6,5 tahun, sudah bisa:
1. Makan sendiri, dari mulai mengambil piring dan gelas, lalu menaruh makanan di piring, menggunakan sendok atau tangan, makan dan tidak menyisakan makanan di piring, sampai menaruhnya di tempat cuci piring.
2. Buang air kecil sendiri di rumah. Kalau di tempat umum belum benar benar dilatih. Karena kalau di tempat umum, ibunya masih belum tega.
3. Merapikan mainanannya sendiri. Tapi ini pun sebetulnya masih kadi pekerjaan rumah. Saya masih harus tarik urat untuk meminta Hanan membereskan mainannya. Karena sering kali dia kekeuh menolak.
Ada beberapa poin latihan kemandirian yang ingin dilatihkan ke Hanan:
1. Mandi sendiri. Dari mulai melepas baju kaos/kemeja berkancing, celana (ini sudah bisa), mengguyur air ke badan, menyabuni dan menggosok, membilas tubuh, dan mengeringkan tubuh dengan handuk. Termasuk juga melatih adab-adab di kamar mandi, dam doa doanya.
2. Melatih BAK mandiri di tempat umum. Melepas celana tanpa terkena lantai, menggunakan air di kamar mandi umum (terkait higinitas), termasuk juga doa dan adabnya
3. Membereskan mainannya secara mandiri tanpa diingatkan atau diinstruksikan.
4. Melatih BAB mandiri. Seperti BAK, plus membersihkan dubur dengan sabun.
Ini hari pertama Hanan berlatih mandi sendiri.
Alhamdulillah, Hanan pun sepertinya memang siap untuk melakukannya. Dia sudah bisa melepaskan baju kemeja berkancing dengan sedikit sekali bantuan. Hanan sedikit kesulitan melepas kancing paling atas yang dekat leher.
Untuk adab dan doa, masih terus diingatkan.
Untuk menyabuni dan menggosok tubuh sudah berusaha dilakukan sendiri. Hanya sedikit bantuan di bagian punggung dan leher.
Ketika mengeringkan tubuh masih perlu banyak arahan.
Semangat terus yaa Hanan. Yes, You Can. Yes, We Can!

Dapat Insight untuk My Life Project

Life Project itu adalah berkebun.  Bukan karena hobi, ini awalnya aku mau serius berkebun Udah lama aku punya mimpi pengen punya kebun sayur...