23/10/21
Liburan Singkat Zhafi
04/09/20
Melepas Anak Nyantri di Kala Pandemi
30/08/18
Nonton Event Asian Games
06/08/17
Math Adventure Day #10
Sedang menunggu KRL di stasiun Batuceper, Tangerang.
Ibu: Mas, kira-kira berapa ya panjang peron stasiun ini?
Zhafi diam memperhatikan kondisi peron stasiun. Dia lalu berdiri dari tempat duduk, dan mulai menghitung langkah kaki dari salah satu tiang ke tiang berikutnya. Lalu, dihitungnya ada berapa berapa ruas di stasiun. Ruas ditandai dengan tiang bercat hijau.
Dia dapati ada 60 ruas. Sementara panjang tiap ruas ada 3 m.
Zhafi: 180 m!
Bertepatan dengan itu, kereta pun datang. Nggak sempat memastikan benar atau salah jawabannya. Tapi, tampaknya Z sudah melakukan strategi yang cukup baik.
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs
Math Adventure Day #9
"Mas, kamu tau kira-kira ada berapa keramik di bawah tempat tidur ibu?"
Z lalu menghitung keramik di sisi panjang, kemudian keramik di sisi lebar.
"42!"
"Wah, tepat!"
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs
23/07/17
Math Adventure Day #3
Di suatu siang...
"Mas Zhafi, berapa menit sih kita dari rumah ke sekolah naik motor atau mobil sendiri?"
"10 menit."
"Biasanya, berapa km/jam ya kecepatan kita?"
"Hmmm... 30?"
"30, ya..."
"Berarti, berapa km jarak dari rumah ke sekolah?"
"Hmmm, 10 menit ituuu, berapa jam ya?" "Hayooo, berapa jam? Kalau 1 jam 60 menit, berarti gimana hitungnya?"
"Dibagi ya, Bu?"
Ibu menunggu...
"Berapa, yaaa?" keningnya mulai berkerut.
"60/10 berapa?" Ibu kasih clue.
"6."
"Berarti..., 10 menit itu 1/6 bagian dari 60, bukan?"
"Oya. Berarti... 1/6 jam ya?"
Lalu lanjutnya lagi,
"Jadi jaraknya..."
"Jarak, kaan, kecepatan x waktu."
"Jadi, 30 x 1/6 sama dengaaan... 5 km, dong... "
Siip...!
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs
25/05/17
Greeting Ramadhan
#melatihkemandirian
#melakukanprojectkeluarga
#memahamigayabelajar
"Ihh, masa Mas Zhafi sih. Kan ibu yang mau bikin..."
"Yaa... Siapa tau mas Zhafi ada ide..."
"Ya udah, ibu dulu habis itu mas Zhafi."
"Ohh... Oke deh, ibu coba bikin dulu yaa."
"Tapi mas Zhafi ga mau bikin, ya. Ga mau belanja juga. Lagian buat apa juga, sih. Kan yang liat kita sendiri..." Hihi... Masih protes aja. Ya si Ibu maklum aja. Orang ini juga baru pertama kalinya bikin2 dekorasi menyambut Ramadhan.
Ibu ada ide bikin dekorasi Ramadhan ini biar Adek nanti ikut seneng, ikut semangat ibadah Ramadhan."
1. Zhafi suka terlibat asalkan tidak berupa paksaan. Ketika melihat ibu asyik menggambar, menggunting, menempel, tampaknya Zhafir pun jadi tertarik.
2. Zhafi agaknya merasa karya rancangannya dihargai dan diapresiasi, karena begitu bikin rancangannya, sang Ibu langsung eksekusi.
3. Ibu harus pandai-pandai melihat moment- moment anak. Ketika not in a good mood, ya ikhlas aja. Tetep ceria, tetap semangat. Tunjukkan antusiasme tanpa dibuat-buat.
22/05/17
Liburan di Perpustakaan
Hari pertama liburan, diisi dengan kunjungan ke perpustakaan daerah di Taman Ismail Marzuki. Setelah Hanan pulang dari rumah tahfidz, kami berangkat.
Berangkat naik moda transportasi kereta. Dari Batuceper, berpindah kereta 2 kali yaitu di stasiun Duri dan Stasiun Manggarai, dan turun di stasiun Cikini. Dari sana, kami naik ojek ke TIM.
Sampai di dalam perpustakaan, sudah masuk waktu dhuhur. Di dalam perpustakaan di lantai 1 disediakan tempat sholat yang cukup nyaman.
Usai sholat, zhafir langsung melahap buku-buku itu dengan khusyuk. Hanan lebih tertarik bermain mainan kayu edukatif di area bermain. Setelah puas main, Hanan pun ikutan memilih buku. Buku yang di pilihnya tidak jauh dari tema tranportasi yang disukainya, yaitu tentang keselamatan di jalan. Ibu menunggui sambil merajut.
Setelah 3 jam 'ngadem' di dalam perpustakaan, kami keluar dari perpustakaan dan langsung menuju stasiun cikini naik kopaja. Kami mampir untuk beli makan siang di mini market.
Setelah mendapat tiket, tidak lama, kereta sudah datang. Kebetulan hari itu, kami ngga perlu lama menunggu kereta datang, sejak dari stasiun pertama maupun di dua stasiun tempat kami transit. Sampai rumah masih jam 16.30. Alhamdulillah.
22 Mei 2017
23/04/17
Kebaikan Z dan H Hari Ini
1. Zhafi menyetrika pakaiannya sendiri dan pakaian hanan
2. Hanan mengambilkan bantal utk yangti yang lagi tiduran di lantai ruang tivi
05/03/17
Hari Ke 9 Berlatih Mandiri
#level2
#kuliahBunSayIIP
#melatihkemandirian
#day9
Jumat 3 Maret 2017
Hanan masih berlatih mandi sendiri berikut handukan, dan berpakaian sendiri. Sebenarnya sudah bisa, hanya saja fokusnya masih perlu dilatih. Sering sekali kalau dibiarkan sendiri untuk berpakaian, hingga 15 menit belum juga selesai. Karena mudah terdistraksi dengan hal lain.
Zhafir masih belum banyak aktivitas. Alasannya masih perlu istirahat menghilangkan sisa capeknya. -_-
Hari Ke 8 Berlatih Mandiri
#level2
#kuliahBunSayIIP
#melatihkemandirian
#day8
Rabu 1 Maret 2017
Masih berkutat dengan Hanan yang belajar mandi sendiri. Perlu kesabaran memintanya untuk fokus meyabuni dan menggosok badannya secara merata. Masih ada yang bagian tubuh yang terlewat.
Namun alhamdulillah tetap semangat.
Zhafir memasuki hari kedua camping. Belum ada kabar dari guru yang mendampingi anak anak camping. Semoga lancar dan berjalan baik.
Hari Ke 7 Berlatih Mandiri
#level2
#kuliahBunSayIIP
#melatihkemandirian
#day7
Rabu 1 Maret 2017
Masih berkutat dengan Hanan yang belajar mandi sendiri. Perlu kesabaran memintanya untuk fokus meyabuni dan menggosok badannya secara merata. Masih ada yang bagian tubuh yang terlewat.
Namun alhamdulillah tetap semangat.
Zhafir memasuki hari kedua camping. Belum ada kabar dari guru yang mendampingi anak anak camping. Semoga lancar dan berjalan baik.
27/02/17
Hari Ke 4 Berlatih Mandiri
#kuliahBunSayIIP
#melatihkemandirian
#day4
Seharian ini, Zhafir masih dengan persiapan campingnya. Paginya, dia bersama teman-teman berjualan makanan untuk menambah uang saku selama camping.
Ketika saya tanya, diajari siapa cara itu. Jawabnya, mas Zhafi sendiri.
Masih dengan perjuangan untuk bisa mandi sendiri. Kadang si Ibu masih suka ngga yakin sudah bersih belum. Terutama bagian-bagian lipatan, dubur, dan kemaluan. Disitulah tantangannya, untuk bisa menahan diri. Menahan diri untuk ngga mengintervensi proses mandi sendiri. Apalagi Hanan menikmati proses belajarnya. Semakin aware dengan anggota-anggota tubuhnya yang selama ini belum hapal namanya.
Hari Ke 3 Berlatih Mandiri
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian
#day3
Hari hari menjelang camping bersama sekolah membuat Zhafir makin semangat melakukan persiapan-persiapan. Bisa dibilang, 75% persen dari keseluruhan persiapan dilakukannya sendiri. Dari mulai mempersiapkan barang-barang yang akan dipacking sesuai daftar, sampai memasukkannya ke dalam ransel daypacknya.
Ibu: Mas, mau belajar nyetrika?
Zhafi: Aku udah tau kok caranya nyetrika. Kan udah pernah.
Hm... Mulailah si Ibu ceramah (duh...), bahwa keterampilan apa aja termasuk menyeterika dipelajari ngga sampai sebatas aku tahu. Untuk terampil, harus latihan dan dilakukan berulang-ulang.
Dan yaah... Namanya cuma diceramahi, Zhafi hanya menjawab, "Iyaa."
Oke, dia belum ada kebutuhan untuk belajar menyetrika tampaknya. Mungkin masih merasa menyeterika itu mudah.
Masih dengan latihan keterampilan dasar: mandi sendiri.
Masih terus semangat untuk mandi sendiri. Ketika si Ibu agak gregetan ingin 'membetulkan' cara mandi, Hanan protes. Pokonya mandi sendiri. Hihihi...
07/02/17
Harta Karun Rahasia Mas Zhafi
Selama seminggu ke depan, dari tanggal 6-10 Februari, sekolah Mas Zhafi, Sekolah Alam Tangerang mengadakan pekan literasi. Salah satu kegiatannya adalah belajar menulis puisi.
Kemarin dapat laporan dari guru wali kelas Mas Zhafi. Ada 2 karya puisi dari 2 siswa kelas 4 yang menarik perhatian pemandunya. Salah satunya adalah puisi karya Mas Zhafi.
Puisinya berjudul "Gag". Gaya penulisannya jenaka dan jujur, begitu komentar Kak Rahma, yang memandu mereka berkarya menghasilkan puisi.
Saya, ibuknya, jujur suka terkaget sendiri. Beberapa kali saya mendorong dia untuk menulis. Menuliskan apa saja. Resume buku, atau resume film atau video yang dia tonton, atau pengalaman dia sehari hari. Tapi tampaknya Mas Zhafi belum minat menulis. Sesekali saya sedikit memaksa dia menulis sesuatu. Apa saja. Karena hanya sekedar ajakan, dorongan, tampaknya dia belum tergerak. Tapi memaksa pun juga khawatir jadi kontraproduktif.
Dia sukaa sekali membaca. Apa saja di baca. Dan alhamdulillah yanh dibaca bukan buku komik jepang lho. Tapi cerita anak, sejarah nabi, komik klasik seperti Tintin, pengetahuan umum, dan novel. Gurunya bilang, kesukaannya membaca bisa jadi dasar mengembangkan diri menjadi penulis. Harapan besar buat kami. Hanya saja, kami masih belum menemukan cara bagaimana menumbuhkan minat menulisnya.
Di kelas 4 ini, seluruh siswa didorong untuk banyak menulis. Salah satu challenge nya adalah, setiap anak harus memiliki buku harian dan jurnal. Di rumah, setiap sore atau malam, atau pagi sebelum berangkat sekolah, mas Zhafi tampak asyik menulis jurnal kegiatannya.
Dan projectnya minggu ini adalah mengirim email ke "kakak inspiratif" di luar negeri.
Semoga, semoga, ini memantik potensi dan motivasi Mas Zhafi dalam bidang tulis menulis.
Saya dan Ayahnya juga berharap, Mas Zhafi bisa jauh lebih semangat berkarya yang lebih banyak dan lebih baik lagi.
26/04/16
Bu, Kenapa Harus Ada Hari Kartini?
22/11/15
Proyek untuk Hari Guru
23/10/15
Puasa Sunnah, Anaknya Belajar, Ibunya Juga Belajar
05/10/15
Membentuk Kebiasaan Baik
![]() |
| Buku bintang Zhafir |
23/12/14
Belajar Berani dan Mandiri: Bersepeda ke Tempat Les
Dapat Insight untuk My Life Project
Life Project itu adalah berkebun. Bukan karena hobi, ini awalnya aku mau serius berkebun Udah lama aku punya mimpi pengen punya kebun sayur...
-
Liburan sudah hampir selesai. Adek sudah harus masuk sebenarnya, tapi sejak kemarin demam jadi izin dulu. Si Mas masih minggu depan masuknya...
-
Jumat lalu, akhirnya Zhafi kembali nyantri. Jangan tanya gimana rasanya. Sedih, khawatir tapi juga merasa tenang. Khawatir karen...
-
Iya, tahun 2024 ini adalah tahun kemunduran terparah bagi perkembangan kepribadianku. Begini ceritanya. Aku memang aslinya orang yang introv...

