30/12/21

Fariha 8,5 Bulan: Yeay Duduuk!

Hari ini alhamdulillah... setelah menanti dan harap-harap cemas...
Fariha akhirnya bisa dan mau duduk sendiri. 
Dia duduk dari telentang lalu tengkurap, onggong-onggong dan akhirnya duduk! Maasya Allah tabarakallah...

Hari ini juga dia pertama kali tepuk tangan sendiri. Diajak nyanyi-nyanyi dia tepuk-tepuk tangan. 

Apakah terjadi tiba-tiba? 
Semuanya terjadi secara bertahap. Setelah lega pada bulan 6 Fa sudah bisa tengkurap dan telentang sendiri, menginjak bulan ke 7 lebih 2 minggu aku mulai waspada lagi. Karena Fa keliatan kurang aktif dan belum bisa duduk dan merangkak sendiri. 

Mulailah kubrowsing tentang stimulasi duduk dan merangkak. Juga cari tahu kenapa bayi tampak kurang aktif. Berusaha untuk setiap hari menstimulasi Fa supaya bisa bangkit duduk sendiri dan merangkak. Juga teruus stimulasi dengan berbagai macam hal. Bacain buku, dadah, tepuk tangan, salim, tos. Kalau ngocehnya alhamdulillah... udah macam-macam. 

Empat hari sebelum ultahnya, aku ajak Fa konsul ke dr.Armel. Pas nimbang... hiks beratnya juga ga sesuai harapan. Harapannya di atas 7 kg, ternyata 6,9 kg. padahal nimbang umur 5,5 bulan di situ beratnya 6,5 kg. 

Dari konsul dengan dr. Armel, kata dia untuk saat ini perkembangan motoriknya masih sesuai milestone walau tetap harus waspada. Misal bulan depan masih juga belum duduk harus segera konsul ke spesialis syaraf anak. Sambil tetap distimulasi di rumah. 

Untuk BBnya yang masih kurang, jadwal dan pola makan harus dievaluasi. Pagi sampai sore harus makan menu lengkap. Jeda antar makan minimal 3 jam supaya muncul rasa lapar. Makan buah dan snack setelah maghrib. Menyusu pun hanya malam saja. Banyakin menu ikan.

Untuk gatal-gatalnya, aku dan Fa harus stop susu dan telur. Lalu pola makannya cek prohe mana yang membuat dia gatal. Caranya makan 1 prohe yang sama selama 3 hari. Setelah 3 hari ganti 1 prohe lain. Begitu seterusnya. Lalu dilihat, pada saat makan prohe apa yang dia merasa gatal banget. Itu bukan cuma untuk Fa ya... tapi akunya juga karena Fa masih menyusu di aku. 

Oh ya by the way, sebelum ke dokter ini, sebetulnya udah sekitar semingguan lebih pup Fariha lembek dan sehari bisa 2x pup. Tapi aku belum terlalu ngeh nih. Kupikir masih biasa aja. Akupun ngga konsulin ini ke dokter. Selain itu... Fariha tuh juga jadi lebih sering mulutnya kebuka dan lidahnya menjulur keluar. Kalau pas lagi diem gitu. Eyangnya juga notice tuh. Aku mulai ngeh ya pas eyangnya kasih tau itu. Tapi itu juga lupa aku konsulin ke dokter. 

Nah besoknyaaa.... setelah dari konsul doter itu, pup Fariha makin lembek dan bisa sampai 3-5 kali. Aku konsul lagi ke dokter anak via alodokter. Disuruh periksa feses. Diresepin juga lacto b dan zinc. Pas mau periksa feses agak susah nih. Karena labnya jauh. Trus pas pup tuh masih pagi banget dan lab belum buka. Dan ternyata siangnya udah ngga pup lagi. Ya udah ngga jadi. Tapi masih lembek dan kadang cair. 

Agak membaik setelah minum lacto B. Tapi masih belum normal. Lalu ketemulah aku dengan akun IG dr. Nerisa. Ini kaya harta karun banget!

Akun @dayswithalika itu tentang bayinya  yang punya problem kesehatan dan gtm parah. Dan dari perjuangan dia mencari tau apa masalahnya karena udah jajan 9 dokter masih belum selesai juga. Akhirnya dia menemukan akar masalahnya dari dia belajar sendiri. Problemnya di pencernaan yang sakit. Intinya... semua masalah bayi yang gtm, bb seret, alergi, eksema, diare, mencret, tumbuh kembang ngga optimal, problemnya bermula dari pencernaan dan nutrisi yang kurang terserap. Disitu juga dibahas soal intoleransi makanan yang berbeda dengan alergi.

Ok... BB seret, eksema, gtm, diare... itu yang sekarang lagi dialamin Fa. Langsung aku ikutin saran dia. Well belum semua. Baru konsumsi probiotik buat Fa dan berhenti makan semua produk ultra processed food. Lanjutin stop semua produk susu sapi (sudah 2 minggu no dairy food). Makan hanya yang real food. 

PR selanjutnya:
Stop semua produk terigu, gula pasir dan turunannya
Berhenti makan krupuk dan UPF lainnya. Udha ga makan biskuit, roti, sosis, dll tapi masih makan krupuk. Hiks.
Konsumsi probiotik juga buat aku. 
Rajin berjemur dan cek level vit D. Mungkin perlu konsumsi vit D tambahan juga. 
Ajak nyeker nih, tapi di mana ya?
Only real foods for me and Fa. Eh tapi masih makan yummy bites. 

Udah hampir seminggu Fa konsumsi probiotik rekomendasi dr Nerissa. Alhamdulillah kondisi pup makin baik. Eh hari ini malah belum pup. Gimana dong. 

Moodnya... kadang happy dan aktif, tapi nangis dan rewel juga sering. Tapi sekarang geraknya lebih aktif, kuat, dan lincah sih. 

Nafsu makan alhamdulillah lumayan oke lah.  
Tidur? Ini yang masih belum oke banget. Tidur siang bisa lama bisa sebentar. Tidur malamnya yang belum all through the night. Masih sering kebangun dan nen. Sering pake nangis juga kebangunnya. 

Dan yang masih mengganggu banget nih eksemanya yang dileher belakang itu masih gatel banget kayanya. 

Oh ya sama... BB nya ini... harap-harap cemas... apakah nimbang berikutnya nanti akan sudah sesuai kurva? 




26/12/21

Life Goals

Kebun keluarga: sayur, bunga, dan buah
Bersama keluarga mengelola kebun sayur, buah, dan bunga. Bisa memenuhi kebutuhan sendiri,  keluarga, dan lingkungan sekitar. Sambil melibatkan anak-anak dalam prosesnya. 

Living lesswaste life
Komposting
Ecoenzim
Pakai kemasan pakai ulang atau ramah lingkungan
Kurangi plastik

Hidup sehat dan bahagia
Perbanyak buah dan jus sayur segar
Jauhi gula pasir, dan kurangi makanan dan minuman manis
Olahraga minimal 30 menit/hari
Jauhi gluten
Kurangi garam
Kurangi gorengan
Ganti ke minyak kelapa
Bikin kudapan gf and refinated sugar free

Jadi penulis produktif
Blogger aktif
Digital content creator 
Kontributor media
Penulis buku

Penggemar pendidikan anak dan keluarga
Membaca dan ikuti kelas-kelas parenting
Membuat resume
Praktekkan dan amalkan

13/11/21

Apresiasi Pencapaian Iqro'

Belajar membaca huruf Al Qur'an adalah salah satu perjuangan belajarnya Hanan. Hanan memulai belajar membaca huruf Al Qur'an sejak umur 5 tahun di kelompok bermain. Awalnya ibuk tuh ngga berekspektasi Hanan bisa mempelajari huruf Al Quran karena kemampuan memorinya yang  kurang. 

Umur 6 tahun Hanan dimasukkan ke rumah tahfidz. Hikmahnya Hanan belajar di situ adalah dapat guru yang sabar dan sangat suportif. Ustadzahnya walaupun masih muda tapi positive vibesnya bikin Hanan lebih semangat belajar ngajinya. Ibuk juga lebih semangat  nemenin Hanan belajar. Ibuk juga jadi dapat insight gimana caranya membuat Hanan hapal nama-nama warna, huruf, dan angka. Dengan terus mengulang-ulang pakai metode Iqro itu sangat membantu.

Balik lagi ke soal belajar ngajinya Hanan. Jadi karena Hanan punya kecepatan belajar yang beda dibanding anak-anak lain, ya ganti  buku Iqro nya memang lama, dari 1 ke 2, 2 ke 3. Sekarang di buku Iqro 3 sudah sampai halaman EBTA

Nah, ceritanya kemarin tanggal 5 November, sepupunya, Alesha, ulang tahun. Ada acara tiup lilin dan kasih kado. Aku kepikiran untuk kasih apresiasi ke Hanan berbarengan dengan ultah Alesha. Juga untuk menjaga mood nya supaya dia juga ikutan happy kalau Alesha menerima kado. Kusiapkanlah kado-kado untuk Hanan. Kado-kado itu rencananya dari Yangkung, Pakde, tante Vivi dan ibuk ayah. 

Hari yang dinanti tiba. Walaupun ngga sesuai dengan rencana karena Gara-nya tante Vivi sakit dan dirawat di RS, tapi acara kasih kejutan kadonya berjalan cukup menyenangkan. Semuanya happy. Alesha happy karena ulang tahunnya dia dan dapat kado lagi, Hanan juga happy dan mungkin agak ngga menyangka kalau dia juga akan dapat kado untuk usahanya yang sudah hampir menyelesaikan Iqro' 3. 

Harapannya Hanan mau lebih semangat untuk belajar terutama belajar ngajinya. Dan tau kalau ibuk ayah dan semua keluarga sayang Hanan. Dan punya insight kalau berusaha melakukan hal baik akan berbuah kebaikan juga. 

01/11/21

Liburan Asyik di Villa


Ceritanya Tante Vivi, tantenya anak-anak, mau ngajak liburan bareng sekeluarga Rawasari nginep. Momentnya pas ulang tahunnya. Jadilah hari Sabtu-Minggu tanggal 23-24 Oktober kemarin kita sekeluarga liburan semalam di daerah Cisarua. Tepatnya di Villa Pesona Alam.

Kita semua siap-siap dari jam 4 pagi, dan berangkat sesuai rencana yaitu jam 6 pagi. Kendaraannya sewa Hi Ace dari temennya Pakde Andri. Rencananya kita mampir dulu di Cimory Land. Kita sampai di Cimory Land sekitar jam 9. Di sana areanya luas sekali. Terdiri dari mini zoo, mini farm, magic village, mini archery, bisa giant horse riding atau pony horse riding. Ada area foto bareng reptil dan burung, macem-macem sih. Ada tempat makan-makannya juga pastinya dengan menu fast food dan a la hokben. Dan sudah pasti ada supermarketnya. 

Ayah nawarin untuk bikin foto di jasa fotografinya. Hasilnya bagus sih, lumayan daripada kita usaha foto hasilnya pada kurang bagus karena susah cari angle yang pas saking ramenya. Setelah foto berempat, Yangti ngajak foto bareng-bareng pakai jasa fotografi juga. Hasilnya cukup bagus buat kenang-kenangan. 

Awalnya dapat info dari supir Hi Ace kalau kita baru bisa naik jam 2 siang ke Cisarua, ternyata ada informasi dari Cimory Land, jam 12-an arus ke atas akan dibuka. Wah ya sudah kita tadinya udah siap nunggu di Cimory Land sampai jam 2, akhirnya kita bisa cabut lebih awal untuk ke ke villa. Kita sampai di Villa udah sekitar jam 2an siang. Begitu check in, sholat Dhuhur, udah deh, kita makan, lalu renang sore-sore. 

Fariha dicobain renang dikit-dikit di kolam depan villa. Teriak-teriak kaget dan kedinginan sampai akhirnya teriak girang. Tapi ngga berani lama-lama ah, soalnya duuuiiingiiiin buanget.

Hanan dan ayahnya masih lanjut berenang, Fariha dan ibuk udah beres mandi. 

Setelah makan malam, ngga lama semua pada tidur karena kecapekan main di Cimory Land. 

Pagi harinya kita jalan-jalan ke playground dekat area hotel. Ternyata banyak banget permainannya. Ponakan-ponakan pada happy banget mainnya. Kelar eksplor playground, balik deh ke hotel. Yang pengen berenang lagi bisa, yang mau sarapan dan mandi udah siap. 

Mulai deh beberes untuk pulang. Hiks sebentar amat yaa rasanya. Tepat jam 12an kita udah check out. Cuss lah jalan kita menuju Jakarta. Mampir dulu makan dan sholat di Bakmi Golek. Alhamdulillah, ngga pakai nunggu lama pesanan kita udah siap. Selesai makan dan sholat lanjut ke perjalanan pulang. Perjalanannya pun lancar banget lho. Jam 4 sore kita udah sampai rumah. 

Liburan yang menyenangkan. Apalagi semuanya sesuai rencana. Alhamdulillah.

27/10/21

Fariha 6 Bulan

Udah bisa apa ajaa?

1. Tengkurap, telentang, berguling.
Saat ini Fariha udah bisa
berguling-guling, tengkurap, dan telentang pas banget di usia 6 bulan. Sejak bayi 0 bulan udah rajin ditengkurapin, untuk merangsang kekuatan otot leher dan punggung. Tapi ditungguin dari 3,5 bulan kok tengkurep sendirinya cuma sekali 2 kali aja. Sampai pas konsul dsa ketika umur 5,5 bulan belum juga aktif tengkurap dan berguling, dsa nya bilang nanti mulai cemas dan konsul ke sp. syaraf anak kalau sampai usia 6 bulan belum tengkurap. Alhamdulillah... sepertinya ngga perlua konsul untuk saat ini. 

2. Berteriak dan memekik yang bukan menangis.
Suara teriakan dan pekikannya lumayan keras lho. Kadang sampai bikin kaget. Dan kalau lagi pada rameee banget, misal kakak2 sepupunya lagi pada main seru, dia bakal ikutan teriak karena excited. 

3. Tersenyum dan ketawa kalau diajak bercanda.
Masya Allah gemess....

4. Duduk dengan ditopang.
Karena kepalanya udah tegak dengan cukup stabil, dan kalau diletakkan setengah duduk udah angkat-angkat kepala, ya sudah didudukkan saja. Dan memang punggungnya juga udah tegak. Meski begitu tetap harus masih disangga, setidaknya dengan memegang tangannya. 

5. Nungging
Kalau lagi posisi tengkurap udah suka nungging-nungging kaya mau duduk.

6. Meraih dan memegang benda
Dari mulai pegang mainan lalu juga makanan dan memasukkannya ke mulut. Termasuk juga angkat kedua kakinya, meraih kakinya, dan masukin jempol kakinya ke mulut. Nyot kenyot deh itu. 

7. Menggaruk.
Udah suka garuk-garuk bagian tubuhnya yang gatel. Belakang kepala bagian bawah ada ruamnya, dan dia udah bisa garuk-garuk sampe lecet (hiks).

8. Nangis kalau lihat ibuknya ninggalin dia.
Misal lagi sama eyangnya atau si bibik, terus keliatan ada ibuk tapi ngga nyamperin, atau nyamperin tapi ngga gendong atau ajak main malah pergi lagi. Nangis deh... hihi.

26/10/21

Yeaayy... Saatnya MPASI!


Masa menyusu eksklusif sudah terlewati dengan cukup menyenangkan. Alhamdulillah wa maasya Allah tanpa ada drama berarti, kecuali kekhawatiran kenaikan BB yang kurang sesuai kurva. Berat badannya naik, cuma ngga sesuai dengan kenaikan BB yang ada di grafik BB bayi. Tanggal 14 Oktober Fariha genap 6 bulan.

Sebagai persiapan, aku belajar tentang per-MPASI-an lewat bukunya dr. Meita Hanindita, artikel-artikel di internet, dan sosmed yang suka membahas tentang MPASI, terutama akun instagramnya dr. Tan Shot Yen. Yang dipelajari lebih ke prinsip-prinsip dasar MPASI yang penting. Bukan resep MPASInya.

Terakhir punya bayi 11 tahun lalu dan itupun aku ngga belajar tentang ilmu MPASI yang benar. Cuma taunya kalau sebaiknya kasih MPASI yang bikinan sendiri tanpa memperhatikan apa aja bahan makanan yang perlu banget diberikan ke bayi di 3000 hari pertama kehidupannya. Belajar juga tentang apa itu GTM dan bagaimana menindaklanjuti GTM dengan benar, bukan dengan cara dipaksa makan. 

Juga belajar tentang bubur instan fortifikasi yang oleh dokter-dokter anak dibolehkan juga diberikan ke bayi, berdampingan dengan bubur bikinan sendiri. Walaupun kalau soal ini antara dokter bisa beda pendapat, aku memutuskan untuk yaah... kalau memang kondisinya pas lagi ngga memungkinkan bikin bubur sendiri ya ngga papa juga kasih bubur instan. Kan ngga tiap hari. 

 H-3, Ibuk kasih biskuit bayi buat percobaan gigit, kunyah, dan telan. Dia tampak tidak enjoy. H-2 mulai dibikinin bubur bayi Nayz (bukan instan) untuk 2x makan, bentuknya beras yang udah sepaket sama prohe dan sayur, plus fortifikasi vitamin dan mineral, tapi tetap harus dimasak. Apakah masuk? Tydack sodara-sodara. H-1 dibikinin lagi bubur yang sama, coba tambahin garam gula dt. Masuk? Ngga juga... 

Sebenernya sih udah dapat ilmu kalau bayi itu masih baru dalam tahap belajar segala hal, termasuk makan. Jangan berharap begitu 
waktunya MPASI bayi bisa telap telep hap hap bim salabim bisa ngunyah bisa nelen. Dia juga perlu belajar. Belum lagi tekstur baru yang tadinya cair tinggal hisap. Juga rasa baru. Tapi... tetep aja insecure melihat bayi si anu langsung makan lahap. Diceritain juga bayinya kakakku dulu langsung habis 1 alpukat. Belum eyangnya menganalisis sendiri, mungkin ngga enak kali. Duh... bikin drop, dong. Hahaha.

Malemnya aku nangis dong.... pas ada suami.... Huaa.... Fariha ga mau makaan. Nangis sesenggukan takut Fariha kekurangan gizi. Si Ayah elus-elus punggung setelah sebelumnya bilang sabar kan baru aja mulai, coba besok digendong. Etdah... kata dokter-dokter itu kalo makan no gendong-gendong. 

Akhirnya pas hari H nya makannya malah bubur instan deh. Masuk? Iya dikiit. Itu juga sambil digendong (hiks). Banyakan yang belepotan di slabbernya. 

Ngobrol-ngobrol sama adek yang anaknya udah lewat masa MPASI dikasih ide tambahin labu buat manisnya. Browsing juga dan nemu seller kaldu tulang buat nambah umami nya. Plus juga mencoba mensugesti Fariha malam hari atau saat-saat dia ngantuk. Kata-katanya misalnya seperti ini: Fariha mau makan ya. Belajar makan ya. Fariha pinter makannya. Lahap makannya. Jadi tambah sehat, tambah kuat, tambah besar, dan pinter. Ya, kurang lebih begitu, deh. 

Selain itu tetep belajar dari IGnya dr. Tan Shot Yen meski belum bisa nerapin semua ilmu yang disampaikannya.

Alhamdulillah singkat cerita sekarang makannya udah pinter dan cukup lahap tanpa tambahan gula garam. Ngga selalu mangkoknya kosong, sih, tapi paling bersisa sedikiit ajah. Kalau gendong juga udah ngerasa tambah beeraat. Semoga benar nanti timbangannya naik cukup. 

Sehat-sehat selalu ya, Nak Sholiha.

25/10/21

Tentang Privelege

Privilege itu bukan melulu tentang harta dan tahta 

Ada orang yang lahir dengan mendapatkan privilege harta karena terlahir dari keluarga yang kaya raya
Atau privilege tahta karena lahir dari keluarga kerajaan misalnya. 

Ada privilege yang lebih penting lagi. Terlahir dari keluarga yang memiliki sikap suka kerja keras dan  cerdas. 
Cerdas emosi atau cerdas intelektual atau cerdas keduanya. Juga terlahir dari keluarga dengan kecerdasan spiritualitas yang baik. 

Intinya terlahir dari keluarga seperti apa lebih mungkin menentukan akan jadi seperti apa seseorang itu

Dapat Insight untuk My Life Project

Life Project itu adalah berkebun.  Bukan karena hobi, ini awalnya aku mau serius berkebun Udah lama aku punya mimpi pengen punya kebun sayur...