16/06/17

Literacy Challenge Day #4

Membacalah! Walau Hanya 30 Menit

Kemarin tidak banyak kegiatan baca membaca. Karena kemarin ibu ajak Zhafir dan Hanan belanja ke supermarket, lalu menata dapur dan bersihkan kulkas. Terakhir memasak makan malam dan menyiapkan makanan pembuka puasa. Baru pada malam hari setelah tarawih, Ibu melanjutkan membaca Happy Little Soul.
Zhafir tetap membaca beberapa buku, tapi ngga sebanyak biasanya. Lagi memilih untuk main lego sepertinya.
Hanan membuka-buka buku aktivitasnya dan mewarnai beberapa gambar.
Ayah, pulang kerja lebih cepat, dan lanjut mengerjakan tugas kuliahnya.
Kami ingin jadikan membaca sebagai kebiasaan yang kalau ditinggalkan sehariii saja, kami merasa rugi. Jadi, kami masing-masing menetapkan selalu ada aktivitas membaca buku di sela-sela kegiatan rutin harian, walau 30 menit/perhari.

#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst
#day4

Literacy Challenge Day #3

#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst
#day3

Hari ini, ibu membaca buku asyik tulisannya Retno Hening. Si Ibuk instagrammer yang hits karena postingan-postingan tentang anaknya yang lucu, pintar, dan menggemaskan. Si Kirana.
Membaca buku ini bikin Ibu meresapi rasa syukur atas kehadiran anak-anak. Si Ibuk Kirana, berbagi kebahagiaan ketika mengetahui dirinya hamil, lalu melahirkannya. Lalu pada Si Ibuk Kirana ini ada perasaan dibutuhkan dan perasaan berharga karena ada makhluk kecil yang bergantung padanya yang menumbuhsuburkan rasa syukurnya dan membuatnya selalu bahagia membersamai, mengasuh, merawat Kirana. Walau seperti ibu lainnya, harus mengalami perjuangan dan pengorbanan, tapi yang dia inginkan adalah anaknya tumbuh bahagia dan dipenuhi rasa syukur atas nikmat Tuhannya.
Baca buku ini, juga mengikuti instagramnya, membantu mengubah cara pandang Ibu tentang menjadi ibu, tentang anak-anak, tentang rasa syukur.
Hmmm, jadi buku ini lah yang sedang menemani Ibu untuk beberapa hari ini.
Sedangkan Zhafir, lagi asyik mengikuti petualangan Si Tintin. Yang sedang dibacanya berjudul "Di Kuil Matahari". Malamnya sehabis sholat maghrib dan makan malam, dia buka-buka lagi buku komik Tintinnya. Ibu tanya, jadi ceritanya gimana? 
Zhafir itu kalau ditanya atau diajak ngobrol suka pendek-pendek jawabannya. Awalnya gitu. Ibu ngajuin beberapa pertanyaan dengan jawaban singkat-singkat, tapi begitu dapet pertanyaan yang klik, akhirnya ceritalah dia resume buku Tintin yang sudah dibacanya.
Menarik kalau dengar anak ceritain bukunya. Kadang muncul kesimpulan atau celetukan yang 'out of the box'. Serunyaaa membersamai anak, dan serunyaaa baca buku ;).

15/06/17

Literacy Challenge Day #2

#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst
#day2

Pohon Literasi yang Rimbun Daunnya
Di tengah hari, anak-anak lagi main, dan ibu juga sudah selesai pekerjaan domestiknya, saatnya membuat pohon literasi.
Pohon literasi? Apakah ituh?
Kaaan, itu termasuk sarana yang dipakai untuk memuluskan tantangan 10 hari ini. Ada 3 'tugas' dalam tantangan 10 hari materi kelima ini:
1. Jadi ibu teladan. Rajin membaca dan membaca bersama anak-anak, dengan menyesuaikan tahap perkembangan di usianya.
2. Mendokumentasikan aktivitas membaca
3. Menuliskan judul-judul buku yang sudah dibaca di pohon literasi.
Pohon literasi yang kami buat memanfaatkan kardus bekas yang digambari pohon. Lalu judul buku yang sudah dibaca dituliskan di 'daun-daun' pohon yang memakai lembar-lembar 'post-it'. Kami membuat satu pohon literasi, dengan 4 dahan. Dahan ayah, dahan ibu, dahan Zhafir, dan dahan Hanan.
Dahan siapa yang terimbun daunnya?
Zhafir! Yaa, dalam kurun waktu 6 bulan terakhir, memang banyak jumlah buku yang dibacanya. Ibunya? Hmmm... Lebih banyak baca wa dan FB ketimbang baca buku. Huks, malu.
Jadilah, tantangan 10 hari materi 'membaca' ini membuat ibu tertampar dan harus memaksa diri kembali membaca buku. Bersyukur, si anak pertama tampak cinta banget untuk membaca buku. Anak kedua, suka minta dibacakan buku kalau mau tidur. Semoga, semakin tumbuh subur rasa cinta membaca ini di keluarga kami, hingga kelak menghasilkan karya.

13/06/17

Literacy Challenge Day #1

#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst
#day1
Happy With Books
Senangnyaa.... Kuliah kelas Bunda Sayang sudah dimulai lagi. Ceritanya, kemarin sempat ada liburan catur wulan pertama. Hmmm terasa seperti kuliah betulan.
Sekarang, kelas Bunda Sayang sudah masuk ke  materi yang kelima. Temanya asyiiik banget. Tentang "Menstimulasi Anak Suka Membaca". Waahhh... Seru doong, secaraaaa (hehe), kami keluarga yang suka membaca. Alhamdulillahh, anak pertama kami juga keranjingan membaca. Sudah lebih dari belasan buku yang dibacanya. Itu baru menghitung buku yang dimiliki sendiri. Belum termasuk buku-buku yang dipinjam dari perpustakaan. Mungkin sudah puluhan.
Hari ini, setelah mengembalikan buku ke perpustakaan daerah di Taman Ismail Marzuki, ibu ajak Zhafir dan Hanan ke toko buku. Zhafir sudah lama belum beli buku lagi.
Di toko buku, seperti biasa, dia membaca-baca buku yang diminatinya. Buku yang disukainya kebanyakan berupa komik. Komik cerita petualangan Tintin, komik pengetahuan, komik sejarah.
Kemarin buku yang dibelinya adalah Tintin. Si Adik juga minta dibelikan buku cerita bergambar yang di dalamnya ada aktivitas. Ibu tambahkan juga buku mewarnai dan aktivitas gunting tempel. Sedangkan Ibu memilih membeli buku Happy Little Soul tulisannya Retno Hening, ibuk nya Kirana.
Hmmm... Pada happy semua nih punya buku baru. Apalagi Zhafir, langsung dilahap deh Tintinnya.
We all are happy with books. Bahkan, sepupu kecil mereka, ikutan asyik membaca buku.

25/05/17

Greeting Ramadhan

#komunikasiproduktif
#melatihkemandirian
#melakukanprojectkeluarga
#memahamigayabelajar
#menerapkanilmubundasayang 

Hari ini, menyiapkan project sederhana untuk menyambut Ramadhan. Zhafi dan Hanan, ibu ajak untuk membuat dekorasi rumah supaya suasana Ramadhan lebih ceria tahun ini.
Menanggapi ide ini, awalnya baik zhafi maupun Hanan sama- sama ngga antusias. Yang Z lagi asik gegoleran sambil baca, yang H asik dengan mainannya sehari-hari yaitu kereta-keretaan.
Ibu pantang menyerah. Tapi juga ga mau ngotot. Woles aja lah.
Pertama, ibu colek si Z. Kalau ngga mau bikin ngga papa, tapi kasih ide aja deh butuh apa aja yaa, kalau mau bikin dekorasi.
Dengan wajah ngga semangat, Z bilang begini, "Dirancang dulu mau kaya apa."
Wah iya, bener juga!
"Iya, ya... Ada ide ngga, rancangan yang buat dekorasinya?"
"Ihh, masa Mas Zhafi sih. Kan ibu yang mau bikin..."
"Yaa... Siapa tau mas Zhafi ada ide..."
"Ya udah, ibu dulu habis itu mas Zhafi."
"Ohh... Oke deh, ibu coba bikin dulu yaa."
Setelah rancangan sederhana bikinan ibu selesai, giliran Zhafi yang bikin coretan desainnya. Lengkap dengan daftar bahannya.
"Lha, bagus tuh. Oke kita pake ini aja."
"Tapi mas Zhafi ga mau bikin, ya. Ga mau belanja juga. Lagian buat apa juga, sih. Kan yang liat kita sendiri..." Hihi... Masih protes aja. Ya si Ibu maklum aja. Orang ini juga baru pertama kalinya bikin2 dekorasi menyambut Ramadhan.
"Iya, yang belanja nanti ibu, yang bikin juga ibu. Mungkin nanti Adek mau ikut bantu bikin.
Ibu ada ide bikin dekorasi Ramadhan ini biar Adek nanti ikut seneng, ikut semangat ibadah Ramadhan."
Ibu langsung belanja bahan-bahannya. Setelah semua bahan terkumpul, begitu sampai rumah, Ibu langsung memulai kerajinan tangan ini. Awalnya ibu sendiri gunting-gunting. Karena Hanan main di luar dan Zhafi lebih tertarik bantu si Ayah menata ulang letak mesin cuci.
Tapi... Lama -kelamaan tanpa diminta, baik Z maupun H udah pengen ikutan gunting dan ngelem. Malah mereka semangat berebutan. Alhamdulillah.
Dan akhirnya dekorasi menyambut Ramadhan pun jadi. Setidaknya untuk tahap 1. Masih sederhan soalnya. Jadi pengen bikin yang lebih seru lagi, insyaaAllah.
Hikmah dari project ini:
1. Zhafi suka terlibat asalkan tidak berupa paksaan. Ketika melihat ibu asyik menggambar, menggunting, menempel, tampaknya Zhafir pun jadi tertarik.
2. Zhafi agaknya merasa karya rancangannya dihargai dan diapresiasi, karena begitu bikin rancangannya, sang Ibu langsung eksekusi.
3. Ibu harus pandai-pandai melihat moment- moment anak. Ketika not in a good mood, ya ikhlas aja. Tetep ceria, tetap semangat. Tunjukkan antusiasme tanpa dibuat-buat.

22/05/17

Liburan di Perpustakaan

Zhafir lagi dalam suasana libur UN.

Hari pertama liburan, diisi dengan kunjungan ke perpustakaan daerah di Taman Ismail Marzuki. Setelah Hanan pulang dari rumah tahfidz, kami berangkat.

Berangkat naik moda transportasi kereta. Dari Batuceper, berpindah kereta 2 kali yaitu di stasiun Duri dan Stasiun Manggarai, dan turun di stasiun Cikini. Dari sana, kami naik ojek ke TIM.

Sampai di dalam perpustakaan, sudah masuk waktu dhuhur. Di dalam perpustakaan di lantai 1 disediakan tempat sholat yang cukup nyaman.

Usai sholat, zhafir langsung melahap buku-buku itu dengan khusyuk. Hanan lebih tertarik bermain mainan kayu edukatif di area bermain. Setelah puas main, Hanan pun ikutan memilih buku. Buku yang di pilihnya tidak jauh dari tema tranportasi yang disukainya, yaitu tentang keselamatan di jalan. Ibu menunggui sambil merajut.

Setelah 3 jam 'ngadem' di dalam perpustakaan, kami keluar dari perpustakaan dan langsung menuju stasiun cikini naik kopaja. Kami mampir untuk beli makan siang di mini market.

Setelah mendapat tiket, tidak lama, kereta sudah datang. Kebetulan hari itu, kami ngga perlu lama menunggu kereta datang, sejak dari stasiun pertama maupun di dua stasiun tempat kami transit. Sampai rumah masih jam 16.30. Alhamdulillah.

22 Mei 2017

23/04/17

Kebaikan Z dan H Hari Ini

Kebaikan anak
1. Zhafi menyetrika pakaiannya sendiri dan pakaian hanan
2. Hanan mengambilkan bantal utk yangti yang lagi tiduran di lantai ruang tivi

Dapat Insight untuk My Life Project

Life Project itu adalah berkebun.  Bukan karena hobi, ini awalnya aku mau serius berkebun Udah lama aku punya mimpi pengen punya kebun sayur...